Tidak Ada Istilah Mantan Pezina dalam Islam


Kiamat semakin dekat. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai kemungkaran dan kemaksiatan yang semakin merajalela. Salah satu perbuatan dosa yang banyak dilakukan adalah berzina. Terlebih dengan adanya pergaulan bebas yang menghilangkan sekat antara pria dan wanita. Tidak ada istilah mantan pezina dalam Islam sehingga kita perlu memahaminya.

Tidak Ada Istilah Mantan Pezina dalam Islam

Setiap orang memiliki hak untuk berbuat. Tapi, satu hal yang perlu kita ingat adalah Allah menciptakan umat manusia hanya untuk menyembah Allah SWT. Tapi sepertinya hal ini semakin dilupakan oleh banyak manusia. Apalagi dengan kebebasan yang semakin berkembang kearah pergaulan. Sebenarnya, dalam dalil telah dijelaskan bahwa pria dan wanita memiliki adab yang harus dilakukan, yakni tidak dapat bersentuhan antara mereka yang bukan muhrim.

Adanya perbuatan zina menjadi bukti bahwa sudah banyak orang yang meninggalkan kitab suci Al-Qur’an. Hal ini biasanya bermula dari pacaran. Pacaran merupakan jalan awal seseorang untuk melakukan zina. Ketika orang berpacaran maka mereka akan sering berduaan. Saat itulah bisikan atau ajakan setan diperdengarkan sehingga banyak orang yang terhasut oleh itu. Lama-kelaman mereka menikmati hubungan tersebut dan melakukan perbuatan zina tanpa adanya rasa malu. Bahkan zina tidak lagi dilakukan oleh orang dewasa atau remaja, tapi juga anak SD sudah ada. Hal ini sangat memprihatinkan bahkan bermunculan istilah mantan pezina dalam Islam.

Apabila kita belum terrjerumus maka tingkatkanlah keimanan kita agar lebih dekat kepada Allah sehingga kita akan dilindungi dari perbuatan dosa. Lalu bagaimana dengan mereka yang sudah terlanjur jatuh dalam lubang hitam itu?

Sebuah dalil menjelaskan bahwa ketika seorang manusia melakukan perbuatan dosa, maka hapuslah dosa tersebut dengan bertaubat. Taubat nasuha adalah taubat dengan kesungguhan hati menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan dan menggantinya dengan perbuatan baik. Istilah mantan pezina di dalam agama Islam tidak ada sehingga kita tidak diperbolehkan untuk mengecap mereka dengan sebutan itu.

Jangankan orang yang melakuan zina berkali-kali, Allah selalu membukakan pintu bagi mereka yang telah berbuat maksiat, dosa, dan kemungkaran asalkan mereka mau bertaubat dengan sungguh-sungguh. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kita telah melakukan berbagai dosa atau salah, kita masih bisa memperbaiki amalan kita denga bertaubat kepada Allah.

Perbuatan zina tidak hanya dipandang buruk oleh Allah, tapi masyarakat sekitar juga menganggap bahwa zina adalah perbuatan yang melanggar norma sosial. Namun kita harus memahami bahwa ketika seseorang yang berbuat zina telah bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka ia akan menjadi seorang wanita yang muslimah, bukan mantan pezina. Dalam islam tidak mengenal istilah mantan pezina. Oleh karena itu, kita juga harus menghargai niat dan usahanya dalam memperbaiki perbuatan. Kita tidak boleh memanggil wanita itu dengan sebutan mantan pezina.

Taubat yang telah ia lakukan akan menghapus segala dosa-dosanya. Sehingga Allah tidak akan memandang wanita tersebut sebagai pezina tetapi sebagai wanita muslimah yang bersih dari dosa. Hal ini dikarenakan tidak ada dalam istilah Islam mantan pezina.

Sebagai seorang muslim, kita harus mengikuti ajaran Allah yang telah disebarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hal ini, kita harus menghargai taubatan dari wanita yang pernah melakukan zina. Salah satu caranya adalah dengan menerimanya seperti menerima wanita muslimah. Jangan mengungkit-ungkit kesalahan atau dosa yang pernah diperbuat karena Allah telah menghapuskan dosanya. Dengan demikian tidak ada istilah mantan pezina dalam Islam.
0 Komentar untuk "Tidak Ada Istilah Mantan Pezina dalam Islam"

Back To Top