Ketika Nabi Isa Ingin Jadi Umat Muhammad SAW


Sudah tahukah Anda cerita ketika Nabi Isa ingin jadi umat Muhammad? Beberapa orang mungkin belum dan menjadi penasaran, melalui artikel ini akan kami suguhkan cerita tersebut secara ringkas namun lengkap. Semoga bisa menjawab rasa penasaran serta pertanyaan selama ini dengan baik.

Ketika Nabi Isa Ingin Jadi Umat Muhammad SAW

Kita semua pasti sudah tahu bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang sangat berpengaruh bagi umat Muslim, begitu juga Nabi Isa As yang merupakan sosok sangat berpengaruh bagi umat Kristiani. Akan tetapi, ternyata dengan keistimewaan Nabi Isa tersebut Ia pernah berniat mengikuti Nabi Muhammad SAW loh. Hal ini pernah diceritakan oleh Kiai Maksum dalam Fatayat NU di Kudus dan seperti dugaan kita, tentu saja para pendengar cukup terkejut mengetahui hal ini. Dinyatakan pula bahwa saat Nabi Isa akan menjadi umat Nabi Muhammad SAW, Ia akan mendapat malam-malam yang berkahnya melimpah (malam Sya’ban).

Seperti inilah cerita Kiai Maksum tersebut. Pada saat itu, Nabi Isa As yang sedang berada di gunung melihat sebuah permata ukuran besar yang sangat berkilauan dan bertaburan cahaya gemerlap. Tak lama kemudian datang firman Allah yang menjawab rasa penasaran Nabi Isa As bahwa masih ada makhluk yang lebih berkilauan dan bercahaya dibanding permata tersebut. Nabi Isa minta diperlihatkan makhluk tersebut lalu dalam sekejap saja si permata besar nan berkilau itu terbelah. Di dalamnya tampak seorang lelaki tua yang sedang menunaikan shalat. Setelah sang lelaki renta itu menyelesaikan shalatnya, Nabi Isa bertanya sudah berapa lama beliau menunaikan shalat di dalam batu permata. Jawabannya sangat mengejutkan yaitu 400 tahun. Pendengar yang sedang menyimak cerita Kiai Maksum pun tak jauh berbeda terkejutnya.

Dengan salah satu kelebihan Nabi Isa As yaitu berkomunikasi bersama Allah secara langsung, Ia kembali bertanya apakah ada makhluk Allah yang lebih mulia dibandingkan lelaki tua yang sudah beribadah di dalam batu permata 400 tahun lamanya. Allah menjawab ya, ada. Di akhirat kelak akan datang utusan Allah terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW. Selain itu jika ada umat Nabi Muhammad yang mendapat malam Nisfu Sya’ban kemudian menunaikan shalat sunnah mutlak 2 rakaat, ia juga lebih mulia dibandingkan dengan lelaki renta dalam batu permata berkilau bersangkutan. Mendengar jawaban Allah tersebut, Nabi Isa As yang juga sudah memiliki umat Nabi Isa kemudian berniat untuk menjadi salah satu umat Nabi Muhammad SAW, Ia menyerahkan diri kepada Allah untuk segera dijadikan umat Nabi Muhammad SAW. Tanpa memakan banyak waktu, Allah kemudian mengabulkan doa Nabi Isa As tersebut dan menjadikan Ia m\umat dari Nabi Muhammad SAW. Allah kembali bersabda bahwa di hari kiamat (akhirat) nanti, Nabi Isa As akan turun ke bumi dan mengikuti syariat Nabi Muhammad SAW. Begitu pula dengan umat Nabi Muhammad SAW yang sudah melakukan shalat sunnah 2 rakaat setelah mendapat malam Nisfu Sya’ban. Kiai Maksum yang menceritakan kisah ini lalu secara lebih jelas dan lengkap menerangkan keistimewaan bulan Sya’ban.

Dari kisah ini, kita mungkin bertanya-tanya kalau begitu kenapa perlu ada bentrok antara agama satu dengan yang lainnya, padahal sosok paling penting dari tiap agama sesungguhnya memiliki keistimewaan masing-masing dan mau belajar satu sama lain. Oleh karena itu hiduplah dalam damai selalu, semoga kisah ketika Nabi Isa ingin jadi umat Muhammad SAW ini bisa menginspirasi kita semua.
3 Komentar untuk "Ketika Nabi Isa Ingin Jadi Umat Muhammad SAW"

Ini artikel orang kafir. Tidak ada nubuat apalagi bahasan agama Muhamad di zaman isa. Asal bunyi. Ilmu agama dangkal

@Jernas mernas sy tantang km pelajari kitabmu Injil lalu bandingkan dgn Al Qur'an.
Hanya kamu dan penciptamu disana.
Lalu jujurlah pada dirimu sendiri..
Semoga Allah memberimu hidayah..

Back To Top