Kisah Seorang Anak Kecil yang Pergi Haji Sendirian


Mengunjungi Ka’bah atau yang biasa disebut haji adalah kewajiban umat Islam. Haji merupakan salah satu rukun Islam. Karenanya perintah Allah SWT itu wajib bagi umat Islam, terlebih bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk menunaikannya. Banyak kisah-kisah jamaah haji yang menginspirasi. Salah satunya adalah kisah seorang anak kecil pergi haji sendirian. Inilah kisahnya dan galilah inspirasinya.

Kisah Seorang Anak Kecil yang Pergi Haji Sendirian

Menggali Pesan dari Kisah Seorang Anak Kecil yang Pergi Haji Sendirian
Banyak sekali inspirasi dan pesan yang bisa didapat dari kisah orang naik haji. Melalui kisah-kisah mereka, Allah SWT menyampaikan pesan berupa nilai-nilai kebaikan dalam hidup bagi umatNya. Salah satunya adalah kisah seorang anak kecil pergi haji sendirian. Seorang tokoh sufi bernama Ibrahim menceritakan kisahnya bertemu anak kecil yang hendak naik haji. Dalam kisah itu diceritakan bahwa ia bertemu dengan anak kecil di padang gurun. Ia menghampiri anak itu dan menanyakan sedang apa ia berjalan di padang gurun sendirian. Jawaban anak kecil sungguh mencengangkan. Ia mengatakan bahwa ia hendak pergi ke rumah Tuhannya.

Ibrahim pun terheran-heran, untuk apa ia melakukan itu sedangkan ia masih sangat kecil dan sunnah hukumnya melakukan haji di usianya itu. Anak kecil itu bahkan tak berbekal kendaraan, makan serta minum. Ia mengatakan bahwa takwa dan imannya kepada Tuhan adalah bekalnya. Lalu Ibrahim menanyakan kepadanya bagaimana bisa ia berhaji tanpa bekal. Anak kecil itu menjawab dengan menakjubkan. Ia mengatakan bahwa ia berbekal 4 penglihatan yaitu, penglihatan akan dunia dan seisinya adalah kerajaan Allah, bahwa seluruh makhluk adalah hamba-hamba Allah, seluruh rezeki pun berada dalam genggaman Allah, dan ketentuan Allah sudah pasti dijadikannya untuk bumi ciptaanNya. Maka Ibrahim pun mengerti dan mengatakan bahwa bekal yang dibawa oleh anak kecil itu akan membawanya melalui padang gurun di akhirat. Karenanya, padang gurun di dunia ini tak ada artinya.

Selain itu, kisah nyata jamaah haji yang lain juga tidak kalah hebatnya. Ada beberapa kisah nyata jamaah haji yang juga menginspirasi umat sekalian.

1. Pasangan suami istri penjaja gorengan yang menabung selama 20 tahun demi menunaikan ibadah haji.

2. Kesungguhan pencari rumput yang mengumpulkan uang sedikit demi sedikit selama 10 tahun supaya ia mampu haji.

3. Seorang remaja berusia 18 tahun yang menabung sejak dari SD demi menunaikan ibadah haji. 

Tidak hanya itu, ia juga berjualan pulsa, aksesoris-aksesoris lain dan membuka usaha distro kecil-kecilan. Sehingga terkumpullah sejumlah uang untuknya melaksanakan haji.

Mengenai remaja berusia 18 tahun tersebut, menunaikan ibadah haji ketika masih muda tidaklah salah. Sebaliknya, ada banyak manfaat yang bisa didapat ketika pergi haji usia muda. Memang tak banyak muslim-muslim muda yang melaksanakan haji saat masih muda karena usia muda adalah usia bersenang-senang. Haji pun belum terpikirkan oleh mereka.

Selain itu, kesempatan hidup setiap orang pasti berbeda-beda. Jika memang sudah cukup rezekinya, janganlah menunggu tua untuk melaksanakannya. Berikut ini beberapa keuntungan yang diperoleh ketika pergi haji usia muda.

1. Tenaga dan stamina yang cukup baik
Karena masih diberi kesempatan, kesehatan, dan energi yang cukup alangkah baiknya seorang muda mengisi waktunya dengan hal positif, salah satunya berhaji.

2. Memburu jati diri
Sepenuhnya berserah kepada Allah dan memohon agar diberi pencerahan akan jati diri akan membuat hati dan jiwa seseorang menjadi tenang.

3. Memohon jodoh yang baik
Jabal Rahma dipercaya sebagai tempat bertemunya Adam dan Hawa. Bagi para muda yang masih belum menemukan jodohnya, berdoalah memohon pada Allah supaya segera dipertemukan dengan jodohnya.

4. Introspeksi diri
Sepulang dari haji pasti banyak hal yang akan didapat. Banyaknya hal yang dijumpai dan dialami saat melaksanakan haji akan membuat seseorang merenung serta menilik kekurangan diri sendiri. Karena usianya, jamaah muda akan memiliki banyak kesempatan untuk berkaca diri.

Semoga inspirasi dan pesan yang terkandung dalam kisah seorang anak kecil pergi haji sendirian dan kisah-kisah jamaah haji lainnya mampu menggugah hati dan pikiran para calon jamaah haji yang disayangi Allah.
0 Komentar untuk "Kisah Seorang Anak Kecil yang Pergi Haji Sendirian"

Back To Top