Jika Orang Ini Mati, Dosa Mereka Abadi Hingga Ratusan Tahun


Semua makhluk hidup di dunia ini akan mengalami kematian yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Allah SWT menciptakan manusia di dunia ini hanya untuk beribadah kepada-Nya dan menjauhi segala keburukan yang dapat merusak keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Setiap manusia akan mengalami kematian yang berbeda-beda sesuai dengan amal perbuatan yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia.

Jika Orang Ini Mati, Dosa Mereka Abadi Hingga Ratusan Tahun

Imam Ghazali dalam kitabnya menjelaskan bahwa manusia terdiri dari dua golongan yang sangat berbeda, yaitu kelompok orang celaka dan golongan orang yang beruntung. Golongan-golongan orang ini berdasarkan amal perbuatan yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia.

Golongan orang yang beruntung merupakan golongan orang yang ketika jasadnya mati maka dosanya juga ikut mati atau terhapus. Hal ini disebabkan karena mereka bertaubat di akhir hayatnya dan selalu beriman serta beramal shaleh. Golongan orang yang beruntung ini kembali kepada Allah SWT dalam keadaan fitrah atau suci karena semua dosa yang telah diperbuatnya terhapus dengan amal sholih yang telah dilakukannya selama hidup di dunia serta di akhir hayatnya dia telah bertaubat dengan kesungguhan hati dan meminta ampunan kepada Allah SWT.

Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak berdosa karena manusia merupakan tempatnya salah dan dosa, tetapi jika mereka bertaubat dan beramal sholih maka Allah SWT akan menghapus semua dosanya serta mengampuni semua kesalahannya.

Lalu bagaimana dengan golongan orang yang celaka? Golongan orang yang celaka merupakan orang-orang yang belum sempat bertaubat saat kematiannya dan mewariskan banyak dosa kepada generasi selanjutnya sehingga dosanya terus bertambah dari tahun ke tahun dan dia harus mempertanggungjawabkan dosanya tersebut dengan mendapat siksaan sepanjang masa. Inilah salah satu dari tiga golongan orang yang celaka.

Dalam Al-Quran yaitu QS. Yaa Siin ayat 12 telah dijelaskan bahwa setiap amal perbuatan manusia akan dicatat dan amal yang diwariskannya juga tercatat sebagai amal perbuatan yang dilakukannya. Imam Ghazali menafsirkan ayat ini yaitu semua amal perbuatan manusia di dunia akn mendapat balasan serta jejak yang ditinggalkannya juga akan dicatat. Jejak yang ditinggalkan seorang manusia bisa berupa keburukan atau kebaikan yang mereka turunkan dan dianut oleh generasi selanjutnya. Inilah tanda orang celaka menurut Islam yang perlu diwaspadai.

Sungguh celaka jika seorang manusia meninggalkan jejak keburukan yang telah diwariskan kepada generasi selanjutnya dan telah dianut hingga ratusan tahun lamanya. Imam Ghazali menjelaskan bahwa ada seorang manusia yang mati tetapi dosanya kekal dan bahkan terus bertambah dari tahun ke tahun meskipun jasadnya telah meninggal dunia.

Golongan orang-orang ini adalah para hakim atau penguasa yang memberikan keputusan hukum yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan terus dianut hingga generasi selanjutnya, seorang penulis yang menulis tulisan yang menyimpang dengan ajaran Islam dan bahkan dapat merusak moral generasi selanjutnya, seorang penyair yang menulis lagu berisi keburukan dan penyanyi yang menyanyikannya, seorang yang menyiarkan keburukan sehingga meracuni moral generasi selanjutnya, dan masih banyak lainnya.

Dari penjelasan di atas, kita sebagai umat muslim sudah seharusnya merenungi segala amal perbuatan yang telah dilakukan selama ini, apakah amal perbuatan yang kita lakukan dapat membawa kebaikan bagi orang lain atau bahkan justru dapat membawa keburukan yang terus menerus ditiru hingga sepanjang masa. Semoga kita menjadi salah satu golongan yang beruntung dan mendapat ampunan dari Allah SWT.

Demikian informasi seputar golongan orang yang celaka dan jika pun orang ini mati, dosa mereka abadi hingga ratusan tahun.
0 Komentar untuk "Jika Orang Ini Mati, Dosa Mereka Abadi Hingga Ratusan Tahun"

Back To Top