Dua Cara Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat


Al-Qur’an merupakan kitab suci yang menggunakan basaha Arab. Untuk kita, masyarakat Indonesia yang sehari-hari menggunakan bahasa Indonesia maka akan mengalami kesulitan dalam menghafalnya. Namun, jika kita berusaha bersungguh-sungguh dalam menghafalnya maka InsyaAllah, Allah akan memberikan kemudahan.

Dua Cara Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat

Sebagai umat muslim, Al-Qur’an merupakan kitab yang dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani hidup ini. Di dalam Al-Qur’an terdapat semua ketentuan Allah yang harus ditaati. Oleh karena itu, dengan menghafal Al-Qur’an maka kita akan lebih mudah memahami dan mengaplikasikannya.

Seperti yang dikatakan oleh Ustadz Deden yang mengungkapkan bahwa terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk menghafal Al-Qur’an agar terasa lebih nikmat. Ia mengatakan bahwa ukuran seseorang menghafal bukan pada khatamnya, tapi saat ia sudah merasa hidupnya lebih tentram bersama Al-Qur’an. Seperti yang kita tahu bahwa dengan membaca Al-Qur’an maka hidup kita akan lebih tentram dan nyaman.

Kemudian, ia menambahkan jika menghafal Al-Qur’an belum dapat membuatnya tentram, bahkan justru membuatnya sakit kepala maka itu bukanlah menghafal Al-Qur’an sesungguhnya. Ustadz itu pun mengungkapkan rahasia menghafalkan Al-Qur’an dalam 56 hari dan terasa nikmat. Inilah cara menghafal Al-Quran dgn cepat:

1. Menghafal tak harus hafal
Menurutnya, yang terpenting dalam menghafal Al-Qur’an itu adalah lamanya waktu yang kita habiskan bersama Al-Qur’an. Apabila kita berkutat melulu dengan target menghafal, maka kita akan dipusingkan sendiri. Untuk menikmati proses ini maka jalanilah dengan sepenuh hati dan tidak perlu memaksakan. Jangan menghitung jumlah ayat yang kita hafal tapi berapa lama kita bersama Al-Qur’an. Ia mengatakan jika hafal atau tidaknya kita menjadi urusan Allah. Biarkanlah hanya Allah yang menghimpun hafalan di dalam hati kita. Ini adalah metode menghafal Al-Qur’an.

2. Senang dirindukan ayat
Tak mudah untuk menghafalkan Al-Qur’an. Pasti memerlukan waktu yang lama untuk prosesnya. Tak perlu khawatir jika kita terlalu lama dalam menghafalnya. Ayat dalam Al-Qur’an harus dipahami dengan benar dan mendalam sehingga jika Anda menghabiskan banyak waktu maka anggaplah jika ayar Al-Qur’an selalu merindukan kita sehingga ingin berlama-lama dengan kita. Hal ini dapat memberikan motivasi bagi kita dalam menghafal Al-Qur’an dengan nikmat. Menurutnya, apabila kita sudah merasa senang dirindukan oleh Al-Qur’an maka kita akan bisa menghafal dengan nikmat.

Berdasarkan penjelasan cara menghafal Al-Quran dengan cepat dan tidak mudah lupa di atas, kita tahu bahwa memiliki target untuk menghafal Al-Qur’an adalah baik tapi hal ini tidak akan terasa nikmat dan mudah sekali untuk gagal. Hal utama yang harus kita lakukan adalah menyukai Al-Qur’an terlebih dahulu. Kita bisa melakukannya dengan sering-sering membaca, baik ayatnya maupun artinya. Dengan cara ini akan membuat kita nyaman dan terbiasa menghabiskan waktu dengan Al-Qur’an. Barulah setelah itu, mulai untuk membacanya dengan serius sembari menghafalnya. Nikmatilah saat menghabiskan waktu dalam menghafal Al-Qur’an.

Sebagai seorang muslim, memahami isi Al-Qur’an menjadi suatu hal yang harus dilakukan untuk mengetahui mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh. Hal ini juga sesuai dengan sunnah Rasulullah dalam mengimani Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk menjalani hidup. Bahkan Allah telah menyediakan balasan yang begitu indah jika mereka menjadi hafidz atau hafidzah (penghafal Al-Qur’an). Surga yang begitu indah telah disediakan sebagai tempat kembali.
0 Komentar untuk "Dua Cara Agar Menghafal Al-Qur’an Terasa Nikmat"

Back To Top