Beginilah Cara Nabi Mengawali Hari


Seperti yang kita tahu jika Rasulullah adalah manusia paling mulia. Beliau memiliki kecintaan dan keimanan yang kuat kepada Allah. Hal ini tercermin dalam setiap peerilaku dan ucapan beliau yang selalu selaras dengan ajaran yang beliau sebarkan. Kisah mengenai manusia paling mulia ini tidak akan ada habisnya. Kita akan menemukan banyak kisah tauladan dari setiap hal yang beliau lakukan.

Beginilah Cara Nabi Mengawali Hari

Sebuah hadits menyatakan jika tak ada seorang pun yang tidak diikuti oleh dua malaikat yang turun. Salah satu dari malaikat itu meminta kepada Allah untuk mengganti pahala bagi orang yang berinfaq. Sedangkan, malaikat yang lain mengatakan agar Allah memberikan kehancuran bagi mereka yang pelit.

Berdasarkan hadits tersebut, kita tahu bahwa mengawali hari haruslah dengan kebaikan dan jangan sampai melakukan kesalahan. Apabila kita salah dalam membuka hari maka sepanjang hari itu kita akan mendapatkan kutukan dari malaikat. Sedangkan, jika kita dapat mengawali hari dengan benar maka cahaya malaikat akan selalu mengiringi sepanjang hari. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengawali hari dengan benar. Baik bagi kita untuk tahu bagaimana kebiasaan Rasulullah dalam mengawali hari untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan kita.

Dalam buku al Yaum an Nabawi oleh DR. Abdul Wahhab yang berisi tentang hari-hari yang dilewati oleh nabi dari pagi hingga malam hari.

Inilah bagaimana cara Rasulullah mengawali hari, yaitu:

1. Shalat Sunnah Qobliyyah Subuh 2 Rakaat. Diketahui jika Nabi menjalankan sholat ini dengan cepat karena Rasulullah membaca surat al Kafirun atau al Ikhlas atau ali Imron ayat 64 atau al Baqarah ayat 136 setelah membaca al Fatihah.

2. Apabila beliau telah selesai sholat dan istrinya telah bangun, maka sepasang suami istri ini membangun perbincangan dengan penuh kebahagiaan dan kenyamanan. Namun, jika istrinya masih tidur maka beliau tiduran dengan miring ke kanan untuk beristirahat sembari menunggu waktu sholat Subuh. Apabila Bilal melihat para sahabat sudah berkumpul di masjid untuk sholat, maka ia mendatangi Rasulullah untuk menuju ke masjid menunaikan shholat subuh. Begini cara Nabi Muhammad SAW mengawali hari.

Ketika adzan dikumandangkan berarti hari sudah mulai siang. Meskipun demikian, matahari belumlah menampakkan sinarnya tapi Rasulullah sudah melakukan hubungan dengan Allah, yaitu sholat Qobliyyah Subuh. Shalat sunnah ini memiliki keistimewaan tersendiri daripada shalat rawatib yang lain. Oleh karena itu, Rasulullah tidak pernah meninggalkan shalat sunnah ini saat semua shalat rawatib ditinggalkan saat dalam perjalanan.

Sebuah hadits dijelaskan jika dua rakaat sebelum Subuh lebih baik dibanding dunia dan seisinya. Inilah ibadah yang selalu dilakukan oleh Rasulullah dalam menyambut hari pagi. Beliau melakukan sholat sebelum subuh untuk hubungannya dengan Allah. Sedangkan, untuk menjalin hubungan sesama manusia, beliau mendatangi orang-orang terdekat dan terkasih seperti istri. Perbincangan yang halus dan penuh kasih sayang inilah membuat seorang istri memancarkan cahaya untuk suaminya.

Sebagai orang muslim, sudah sepatutnya kita mencontoh perilaku Nabi jika memang kita mengaku bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul kita. Tentunya setiap umat muslim ingin masuk ke dalam surga yang penuh dengan kebahagiaan dan nikmat. Apabila kita berusaha sebaik mungkin untuk mencontoh perilaku terpuji dari Rasulullah, maka InsyaAllah Dia akan mengabulkannya di akhirat kelak.
0 Komentar untuk "Beginilah Cara Nabi Mengawali Hari"

Back To Top