Apakah Manusia Tercipta Dari Tanah Atau Sperma?


Apakah manusia tercipta dari tanah atau sperma? Bagi banyak orang, mungkin merasa penasaran dan mempertanyakan asal muasal manusia. Kisah pembentukan manusia pun juga telah digambarkan dalam Al Quran. Namun ternyata, ada beberapa kisah tentang asal muasal manusia yang membuat banyak orang bingung dan mengira bahwa isi dalam Al Quran saling bertentangan.

Apakah Manusia Tercipta Dari Tanah Atau Sperma?

Al Quran menuliskan beberapa kisah tentang pembentukan manusia, antara lain:

1. Manusia diciptakan dari unsur-unsur tanah
Allah menciptakan manusia pertama, yaitu Adam dari unsur-unsur tanah yang ada di bumi.

2. Manusia diciptakan dari seorang laki-laki saja
Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk laki-laki, yaitu adam.

3. Manusia diciptakan dari seorang perempuan saja
Nabi Isa diciptakan oleh Allah hanya dari seorang perempuan, yaitu Siti Maryam. Allah meniupkan ruh ke dalam rahim Maryam, hingga ia pun mengandung Nabi Isa.

4. Manusia diciptakan dari hasil hubungan antara laki-laki dan perempuan
Selain ketiga manusia di atas, manusia lainnya, yaitu Bani Adam diciptakan dari hubungan percampuran antara laki-laki dan perempuan.

Dari beberapa kisah dalam Al Quran yang menjelaskan asal muasal manusia tersebut, hal itu bukanlah sebuah kisah yang saling bertentangan, melainkan kisah yang saling berkaitan dan berkelanjutan. Hanya saja dikisahkan secara terpotong-potong.

Apa yang dapat dijelaskan oleh pengetahuan secara ilmiah, ternyata sudah dijelaskan dalam firman Allah dalam Al Quran ini. Mengapa manusia diciptakan dari saripati tanah? tanah memiliki kandungan zat-zat asli yang disebut zat organis. Zat organis terbentuk melalui proses persenyawaan antara carbonium (zat arang), oksigenium (zat pembakar) dan nitrogenium (zat lemas) serta hidrogenium (zat air). Zat-zat tersebut kemudian bersenyawa dengan zat besi, yodium, kalium, silcum, dan mangan. Dari proses-proses tersebut, barulah kemudian terbentuk zat protein, inilah yang dinamakan zat-zat organis. Salah satu zat penting dalam zat-zat organis adalah zat kalium, yang banyak terkandung dalam jaringan tubuh terutama pada bagian otot-otot tubuh. Zat kalium memiliki aktivitas dalam proses hayati yang berfungsi dalam pembentukan badan halus (zat-zat dalam tubuh manusia). Dengan berlansungnya proteinisasi maka terbentuklah proses penggantian (substitusi). Setelah proses substitusi selesai, terjadilah proses penggempuran elektron cosmic atau sinar cosmic yang mewujudkan pembentukan atau disebut sebagai formasi. Elektron cosmic memiliki kemampuan untuk merubah sifat-sifat yang berasal dari tanah, yang kemudian membentuk tubuh manusia (Nabi Adam) berupa badan kasar, seperti kepala, tangan, kaki, mata, hidung, telinga, dan lain-lain. Sedangkan pembentukan rohani atau jiwa pada diri manusia adalah sesuatu yang bersifat metafisik. Karena diceritakan bahwa Allah lah yang memberikan ruh atau nyawa ke dalam tubuh manusia. Seperti itulah kenapa Allah menciptakan manusia dari tanah.

Dari penjelasan tersebut, Maksud manusia diciptakan dari tanah jelaslah bahwa diri manusia memiliki unsur-unsur zat yang mirip dengan apa yang terkandung pada tanah. Kemudian dengan kuasa Allah, zat-zat tanah diubah menjadi air mani (sperma) melalui proses penciptaan. Jadi sebenarnya manusia bermula dari sperma. Secara khusus, Nabi Adam, Hawa, dan Nabi Isa diciptakan dari air mani (sperma) tanpa melakukan hubungan pencampuran antara laki-laki dan perempuan. Sedangkan manusia lainnya terbentuk dari air mani (sperma) yang berasal dari hubungan percampuran antara laki-laki dan perempuan.

Pada kesimpulannya, Al Quran menjelaskan bahwa manusia terbentuk dari sperma atau air mani, segumpal darah, daging, dan seterusnya. Demikian penjelasan Apakah manusia tercipta dari tanah atau sperma.
0 Komentar untuk "Apakah Manusia Tercipta Dari Tanah Atau Sperma?"

Back To Top